• Peserta memperhatikan proses elektroforesis pada wadah yang sudah dialiri listrik.Elektroforesis gel DNA yaitu proses yang digunakan untuk membaca susunan DNA suatu individu.
  • Peserta dan penyelenggara lokakarya di hari terakhir, usai Forum Publik di Gedung Yustinus lt 14,Unika Atma Jaya,Jakarta.
  • Peserta lokakarya memegang hasil ekstraksi DNA dirinya.DNA adalah cetak biru pembentuk individu.Kumpulan DNA hasil ekstraksi menyerupai benang-benang halus berwarna putih seperti kapas.
  • Salah satu ruangan steril dalam laboratorium kultur jaringan, tempat menumbuhkan tanaman hasil kultur jaringan, sebelum di pindahkan ke rumah kaca.
  • Peserta lokakarya melihat hasil pertumbuhan bakteri yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar pada cawan Perti.
Kamis, 18 Desember 2008 | 14:21 WIB

VIVAnews - Menggabungkan sains dengan seni. Itulah yang dilakukan peserta Lokakarya Biosains dan Seni, yang berlangsung 11-15 Desember 2008. Lokakarya ini kerjasama Unika Atma Jaya Jakarta dngan Unika Atma Jaya, The Quasi Living Group, University of Western Australia dan Yayasan Interkultur.

Lokakarya ini bertujuan membawa ilmu pengetahuan keluar dari lingkungan ilmuwan dan laboratorium untuk memberikan informasi dan mendorong masyarakat yang lebih luas untuk mengembangkan kemawasan kritis akan ilmu hayati dan teknologi hayati baru.

Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait